Type of Paint

Posted by Hobbylife 13/03/2019 0 Comment(s)

3 Jenis cat yang saat ini umum digunakan untuk model kit :



1. Lacquer 

Cat lacquer menggunakan solvent organik sebagai pengencernya. Solvent organik sangat berbahaya. Cat lacquer memiliki bau yang paling menyengat diantara tipe cat lainnya. Cat ini juga paling cepat merusak bodi model kit anda. Seseorang berkata bahan kimia tersebut diklasifikasikan pada kelas yang sama dengan gas syaraf. Solvent organik juga ditemukan di lem untuk model, zat yang melelehkan plastik antara dua bagian dan memastikan ikatan yang kuat. That's the worst part of Lacquer Paint.


Hal baiknya adalah, karena solvent organik ini sangat mudah menguap, cat lacquer merupakan cat yang paling mudah kering diantara tipe cat lainnya. Selain itu karena cat lacquer merupakan campuran banyak sekali bahan kimia, pigment dan carrier-nya sangat tangguh sehingga melekat erat di permukaan model kit dan dapat dipoles dengan baik. Cat lacquer juga dapat masuk ke celah kecil dan sempit sehingga sangat baik untuk mengecat bagian detil dari model kit.


Dalam penggunaannya, cat lacquer wajib dicampur dengan thinner terlebih dahulu sebelum dipakai. Selain itu, apabila wajib menggunakan primer terlebih dahulu sebelum melakukan pengecatan dengan cat lacquer.

Primer terbaik menurut saya yaitu primer berjenis lacquer juga. Seperti tulisan diatas sebelumnya, jenis cat lacquer ini sangat bagus sehingga bisa masuk ke celah terkecil dan sempit seperti model kit.

Akan tetapi, mulai banyak pabrik yang memasarkan produk cat lacquer yang sudah dimixing dengan thinner di dalam 1 botol, sehingga anda bisa langsung menggunakannya tanpa perlu dicampur dengan thinner lagi.

Contoh – contoh cat jenis lacquer : Tamiya, Gaianotes, Mr. Color, Modo Paint, Koongs Paint



2. Enamel–

Cat enamel menggunakan solvent yang berasal dari mineral dan turunan bensin, lama sekali mengering. Cat enamel juga cenderung menghasilkan lapisan tebal. Cat enamel butuh waktu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan untuk mengering sepenuhnya. Permukaan model kit yang dicat dengan enamel bahkan cenderung lebih lembek bila dibandingkan cat lacquer. 


Bagian baiknya adalah cat enamel tidak terlalu berbahaya. Bensin tidak merusak plastik. Cat enamel sebenarnya cukup baik bila diaplikasikan dengan kuas karena lebih kental dan lebih lama mengering dibanding lacquer atau acrylic. Memberikan anda waktu untuk menyapukan kuas lebih lama untuk menghasilkan permukaan cat yang baik. Cat enamel mengikuti arah sapuan kuas anda.

Cat enamel diencerkan dengan mineral dan lacquer thinner yang sudah disebutkan di atas, disamping dengan thinner yang direkomendasikan produsen cat. 

Cat enamel diantaranya: Testors, Testors Model Masters, and Humbrol, Tamiya, Alclad II

3. Acrylic 

Cat terbaik kecuali untuk pengecatan bodi. Acrylic dideskripsikan sebagai 'water-soluble' karena dapat diencerkan dengan air, tapi pada beberapa bagian yang membandel, anda bisa menggunakan alcohol. Ada banya keunggulan, pertama alcohol tidak terlalu berbahaya. 


Kedua, acrylic mengering dengan cepat. Sama seperti cat lacquer tapi tanpa efek berbahaya. Setelah diaplikasikan, parts yang sudah dicat dengan acrylic dapat dipegang setelah beberapa jam. Hati-hati dengan sidik jari karena walaupun kering, masih sangat lembek.


Ketiga, acrylic mudah dibersihkan bila anda menggunakan airbrush. Setelah mengecat dengan cat acrylic, anda dapat membersihkan gun dengan pembersih jendela, alcohol bahkan air.


Bagian buruk dari cat acrylic adalah seringkali hasilnya tidak bagus saat dipoles. Pigment dan carrier cat acrylic membutuhkan waktu lama untuk crosslink / saling terkait, dan tidak melekat begitu bagus dengan model kit. Bila anda mengecat dengan acrylic, lapisi lagi dengan clearcoat berbahan enamel atau lacquer agar dapat dipoles dengan baik.


Clearcoat–

apa itu? Kenapa saya harus menggunakannya?


Clearcoat adalah cat tanpa pigment. Manfaat clearcoat adalah untuk melapis ulang, melindungi permukaan cat dari goresan atau hal apa pun yang bisa merusak cat.

Pertama, clearcoat memberikan lapisan dalam proses memoles. Satu hal yang sering terjadi adalah saat anda memoles/menggosok pastikan jangan sampai menembus clearcoat langsung ke lapisan cat primer atau plastiknya.

Bila anda memberikan clearcoat di atas lapisan cat berwarna, anda akan memoles clearcoat-nya bukan warna catnya, sehingga anda dapat mengukur proses polesan anda.


Kedua, clearcoat digunakan untuk melapisi permukaan decal di model kit. Anda dapat menyemprot clearcoat di atas decal, tetapi hati-hati karena solvent dalam clearcoat dapat melelehkan decal-nya.